Analisis Komprehensif Instrumen Moneter Syariah: Sukuk, PUAS, dan Repo Syariah untuk Stabilitas Keuangan Islam di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.61132/eksap.v2i4.1958Keywords:
Islamic financial stability, sharia bank liquidity, Sharia monetary instrument, sharia repo, PUAS, sukukAbstract
This research offers an in-depth examination of three primary Sharia monetary tools—Sukuk, the Sharia Interbank Money Market (PUAS), and Sharia Repo—aimed at enhancing the resilience of Islamic financial systems in Indonesia. Through a descriptive review of existing literature, the paper details Sukuk as asset-supported securities for medium- to long-term funding, PUAS operations grounded in mudharabah and wakalah agreements for brief interbank dealings, and Sharia Repo via SBSN sell-and-buyback arrangements to streamline Sharia bank liquidity. Results indicate these tools work in tandem to handle surplus funds, curb inflation, and bolster Bank Indonesia's monetary framework absent any speculative practices. Policy recommendations emphasize advancing education efforts, regulatory innovations, and infrastructural upgrades to promote equitable expansion within Sharia finance.
Downloads
References
Ahmad, K., & Zaini, M. (2024). Regulasi dan Kebijakan PUAS di Indonesia. Jurnal Regulasi Keuangan Syariah, 8(4), 101-118.
Antonio, M. S. (2024). Manajemen Likuiditas Perbankan Syariah: Strategi dan Implementasi. Gema Insani Press.
Ascarya. (2023). Optimalisasi Instrumen Moneter Syariah untuk Stabilitas Sistem Keuangan. Jurnal Ekonomi Islam Indonesia, 10(1), 45-67.
Bank Indonesia. (2020). Peraturan Bank Indonesia Nomor 22/9/PBI/2020 tentang Pasar Uang Antar Bank Syariah. Bank Indonesia.
Cahyani, N. A. (2025). Instrumen Moneter Syariah dan Dampaknya pada Stabilitas Ekonomi Syariah. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 11(2), 112-130.
Chapra, M. U. (2008). The Islamic Vision of Development in the Light of Maqasid al-Shariah. Islamic Research and Training Institute.
Darsono, dkk. (2016). Perbankan Syariah di Indonesia – Kelembagaan dan Kebijakan serta Tantangan ke Depan. Rajagrafindo.
DSN-MUI. (2019). Fatwa Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia Nomor 116/DSN-MUI/X/2019 tentang Repo Syariah. DSN-MUI.
El-Gamal, M. A. (2006). Islamic Finance: Law, Economics, and Practice. Cambridge University Press.
Harahap, F., & Nasution, Y. (2023). Perkembangan dan Inovasi Instrumen Keuangan Syariah di Indonesia. Jurnal Inovasi Ekonomi Islam, 4(3), 27-40.
Hasibuan, R. R. A. (2024). Implementasi Repo Syariah dalam Pengelolaan Likuiditas Bank Syariah. Jurnal Keuangan Syariah Indonesia, 9(4), 75-88.
Ismail, M. (2024). Efisiensi Pengelolaan Likuiditas menggunakan Repo Syariah. International Journal of Islamic Economics and Finance, 12(1), 83-94.
Lubis, H. S. (2025). Dampak Instrumen Moneter Syariah Terhadap Stabilitas Sistem Keuangan. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Mikro Syariah, 6(2), 94-109
Nurhadi, D., & Santoso, E. (2023). Analisis Dampak Sukuk Terhadap Pasar Modal Syariah di Indonesia. Journal of Islamic Capital Market, 7(1), 33-45.
Prasetyo, A., & Fahmi, R. (2024). Akad Mudharabah dan Wakalah dalam Pasar Uang Antar Bank Syariah. Journal of Islamic Finance Studies, 15(3), 155-170.
Rahman, S. A. (2023). Peran Sukuk Korporasi dalam Pembangunan Ekonomi Syariah. Indonesian Journal of Islamic Economics, 14(2), 49-61.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ekonomi Keuangan Syariah dan Akuntansi Pajak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


