Dinamika Kepatuhan Wajib Pajak di Indonesia: Antara Kesadaran Individu dan Efektivitas Sistem Perpajakan
DOI:
https://doi.org/10.61132/pajamkeu.v3i2.2203Keywords:
Digital Taxation, Tax Awareness, Tax Compliance, Tax Literacy, Tax Morale, Tax SystemAbstract
Taxpayer compliance is a crucial factor in optimizing state revenue to support national development financing independently. This study aims to analyze the dynamics of taxpayer compliance in Indonesia by examining two main aspects: individual awareness and the effectiveness of the tax system. The method used is a descriptive qualitative approach with a literature review of various national journals from the last five years. The findings indicate that taxpayer compliance is influenced not only by internal factors such as knowledge, awareness, and tax morale but also by external factors such as tax service quality, system digitalization, and regulatory complexity. Tax reforms and the implementation of digital systems such as e-filing and e-billing have been proven to significantly increase taxpayer compliance through ease of access and reporting efficiency. However, real challenges remain, such as low community tax literacy and perceptions of unfairness regarding the management of tax funds by the government. Therefore, a strong synergy is needed between increasing public awareness through continuous education and improving the taxation system to create sustainable and optimal compliance. Improving transparency and accountability in the management of tax funds is a strategic step to strengthen public trust in tax authorities in Indonesia.
Downloads
References
Aprillianty, K. (2026). Pengaruh pengetahuan perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Jurnal Akuntansi dan Perpajakan Indonesia, 5(1), 45–58.
Barri, A. (2025). Pengaruh digitalisasi sistem perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak di Indonesia. Jurnal Riset Ilmu Akuntansi dan Keuangan, 4(2), 112–125.
Basiroh, A. (2024). Pengaruh tarif pajak dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak. Jurnal Akuntansi dan Governance, 3(1), 67–79.
Fitri, A. N. (2024). Analisis teori kepatuhan dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis, 8(1), 21–34.
Herfina, M. (2024). Analisis kepatuhan wajib pajak badan pada sektor manufaktur di Indonesia. Jurnal Menara Ilmu, 18(2), 90–104.
Hs, N. A. T. (2023). Pengaruh penerapan e-billing terhadap kepatuhan wajib pajak. Jurnal Paradoks Ekonomi, 6(1), 60–73.
Kurniawan, F. (2023). Pengaruh kepercayaan terhadap pemerintah terhadap kepatuhan wajib pajak. Jurnal Portofolio Ekonomi dan Bisnis, 2(1), 15–27.
Linawati, L. (2024). Pendekatan slippery slope framework dalam menjelaskan kepatuhan pajak. Jurnal Global Ilmu Administrasi, 6(1), 33–47.
Nisak, I. A. (2023). Pengaruh kondisi keuangan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM. Jurnal Manajemen dan Ekonomi Akuntansi, 7(2), 120–134.
Putra, B. E. S. (2025). Optimalisasi kepatuhan wajib pajak melalui reformasi perpajakan di Indonesia. Jurnal Pajak dan Keuangan Negara, 6(1), 55–70.
Rohmadani, N. Y. (2025). Kompleksitas sistem perpajakan dan dampaknya terhadap kepatuhan wajib pajak. Jurnal Pengembangan Ekonomi dan Keuangan, 9(1), 88–102.
Silalahi, C. S. (2026). Kepatuhan wajib pajak UMKM dalam perspektif ekonomi digital. Jurnal Riset Ilmu Akuntansi dan Keuangan, 5(1), 140–155.
Suhada, D. (2025). Pengaruh kualitas pelayanan fiskus terhadap kepatuhan wajib pajak. Jurnal Ekonomi dan Sistem Informasi, 4(2), 98–110.
Triansyah, I. (2025). Literasi perpajakan dan pengaruhnya terhadap kepatuhan wajib pajak. Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen, 3(2), 77–89.
Wulandari, W. (2024). Analisis kepatuhan pajak pertambahan nilai (PPN) pada perusahaan di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Pajak Kontemporer, 5(2), 101–115.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pajak dan Manajemen Keuangan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




