Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebagai Sumber Pendapatan Asli Daerah dalam Menunjang Pembangunan Daerah di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.61132/pajamkeu.v3i3.2387Keywords:
Fiscal Decentralization, Land and Building Acquisition Tax, Locally-Owned Revenue, Regional Development, Regional TaxesAbstract
This study aims to analyze the role of the Land and Building Tax (BPHTB) as a source of Regional Original Revenue (PAD), identify various challenges faced in the collection process, and examine strategies for optimizing BPHTB management to support sustainable regional development. The research method used is qualitative research with a descriptive approach through literature review. Data were obtained from various secondary sources, including laws and regulations, books, scientific journals, government reports, and relevant previous research results. Data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that BPHTB makes a significant contribution to Regional Original Revenue (PAD), especially in regions with high levels of property transaction activity. In addition to functioning as a source of regional revenue, BPHTB also plays a role in supporting orderly land administration and legal certainty over asset ownership. However, optimizing BPHTB revenue still faces various obstacles, such as low taxpayer compliance, reporting transaction values that do not match actual conditions, limited data integration between agencies, and suboptimal use of information technology. Therefore, efforts are needed to increase tax socialization, digitize services, strengthen inter-agency coordination, and improve the competence of apparatus to improve the effectiveness of BPHTB management. With optimal management, the Land and Building Acquisition Tax (BPHTB) can be an effective instrument in strengthening regional fiscal capacity and supporting sustainable regional development.
Downloads
References
Bahl, Roy., & Bird, Richard. (2021). Fiscal Decentralization and Local Government Finance. Cambridge: Lincoln Institute of Land Policy.
Fitriani, D., & Putri, A. (2022). Analisis Kontribusi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan terhadap Pendapatan Asli Daerah. Jurnal Akuntansi dan Perpajakan Indonesia, 9(2), 115–126.
Halim, Abdul. (2021). Akuntansi Keuangan Daerah. Jakarta: Salemba Empat
Handayani, S. (2021). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efektivitas Pemungutan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan. Jurnal Administrasi Publik, 8(1), 45–57.
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2022). Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah. Jakarta: Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Kurniawan, R. (2023). Integrasi Data Pertanahan dan Perpajakan dalam Optimalisasi Penerimaan BPHTB di Indonesia. Jurnal Kebijakan Publik dan Perpajakan, 11(1), 88–101.
Mardiasmo. (2023). Perpajakan Indonesia (Edisi Terbaru). Yogyakarta: Andi.
Prasetyo, D., & Nugroho, A. (2022). Digitalisasi Administrasi Pajak Daerah dalam Meningkatkan Efektivitas Pelayanan Publik. Jurnal Perpajakan Indonesia, 8(2), 80–92.
Rizki, M. (2024). Optimalisasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan dalam Meningkatkan Kemandirian Fiskal Daerah. Jurnal Ekonomi Pembangunan Daerah, 12(1), 33–46.
Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
Santoso, A. (2023). Implementasi Desentralisasi Fiskal dan Dampaknya terhadap Peningkatan Pendapatan Daerah. Jurnal Keuangan Negara dan Kebijakan Publik, 15(2), 140–152.
Siahaan, Marihot P.. (2021). Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Jakarta: Rajawali Pers.
Siahaan, M. P. (2021). Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Jakarta: Rajawali Pers.
Suryani, T. (2022). Administrasi Pajak Daerah Berbasis Elektronik dan Dampaknya terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. Jurnal Administrasi Negara, 9(2), 66–78.
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
Wahyuni, N. (2023). Efektivitas Pemungutan BPHTB dan Kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah. Jurnal Ilmu Administrasi dan Perpajakan, 10(2), 67–79.
Waluyo. (2022). Perpajakan Indonesia. Jakarta: Salemba Empat.
Yuliana, R., & Hasanah, N. (2024). Peran Pajak Daerah dalam Meningkatkan Kapasitas Fiskal Pemerintah Daerah. Jurnal Akuntansi, Keuangan dan Kebijakan Publik, 13(1), 22–35.
Zain, M. (2021). Manajemen Perpajakan. Jakarta: Salemba Empat.
Downloads
Published
Versions
- 2026-07-14 (4)
- 2026-07-09 (3)
- 2026-07-09 (2)
- 2026-07-07 (1)
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pajak dan Manajemen Keuangan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




