Pengaruh Inflasi dan Nilai Tukar Rupiah terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) di Indonesia Periode 2018–2025

Authors

  • Gina Amelia Universitas Islam Kebangsaan Indonesia Bireuen

DOI:

https://doi.org/10.61132/pajamkeu.v3i5.2634

Keywords:

Inflation, Rupiah Exchange Rate, Tax Revenue, Taxation, Value Added Tax (VAT)

Abstract

This study aims to analyze the effect of inflation and the rupiah exchange rate on Value Added Tax (VAT) revenue in Indonesia during the 2018–2025 period, both partially and simultaneously. This study employs a quantitative approach using secondary time-series data in quarterly observations covering the period from 2018 to 2025. The data were obtained from Statistics Indonesia (BPS), Bank Indonesia (BI), and the Ministry of Finance/Directorate General of Taxes. A total of 32 observations were analyzed. The data analysis consisted of descriptive statistics, stationarity testing, classical assumption tests, multiple linear regression analysis, t-test, F-test, and coefficient of determination. The rupiah exchange rate and VAT revenue variables were transformed into natural logarithmic (Ln) forms. The results indicate that inflation has a positive and significant effect on VAT revenue, with a significance value of 0.024. The rupiah exchange rate also has a positive and significant effect on VAT revenue, with a significance value of 0.000. Simultaneously, inflation and the rupiah exchange rate significantly affect VAT revenue, as indicated by an F-statistic of 39.390 and a significance value of 0.000. The coefficient of determination is 0.731, indicating that 73.1% of the variation in VAT revenue can be explained by inflation and the rupiah exchange rate, while the remaining 26.9% is explained by other factors outside the research model.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arsyad, M. (2023). Analisis dampak inflasi terhadap nilai tukar rupiah. Jurnal Mirai Management, 8(1), 355–366. https://journal.stieamkop.ac.id/index.php/mirai/article/view/3807%0Ahttps://journal.stieamkop.ac.id/

Ashifa, A. P. (2025). Pengaruh inflasi dan nilai tukar rupiah terhadap penerimaan PPN pada KPP pratama serpong tahun 2019-2023. 1(3), 215–224.

Bruto, D., & Penerimaan, T. (2024). Pengaruh nilai tukar rupiah, inflasi, dan produk domestik bruto terhadap penerimaan pajak pertambahan nilai (ppn) di kota makassar tahun 2020-2022.

Budiman. (2024). Analisis Pengaruh Inflasi dan Nilai Tukar Terhadap MRumah Tangga terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai ( PPN ) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah ( PPnBM ) di Indonesia. 2025.

Eka, S., & Medan, P. (2019). Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah Dan Jumlah Pengusaha Kena Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai. STIE Eka Prasetya Medan. 1–9.

Ghozali. (2023). Konsep uji asumsi klasik pada regresi linier berganda. 2(2), 102–110.

Gujarati (2019). Dasar-Dasar Ekonometrika (Edisi 5).Jakarta:Selemba Empat.

Indrawati. (2023). Al-Kharaj : Jurnal Ekonomi ,Pengaruh nflasi dan jumlah pengusaha kena pajak terhadap penerimaan pajak pertambahan nilai (ppn). 5(1), 285–302. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v5i1.1203

Maulana, M. A. (2022). Pengaruh nilai tukar rupiah, inflasi dan jumlah pengusaha kena pajak terhadap penerimaan pajak pertambahan nilai (ppn).

Mia Amalia. (2025). Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah Dan Jumlah Pengusaha Kena Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai. Jurnal Maneksi ( Management Ekonomi Dan Akuntansi ). 14(3), 1221–1232.

Mispa, S. (2021). Economics and Digital Business Review Pengaruh Pajak Penjualan atas Barang Mewah dan Nilai Tukar Rupiah terhadap Penerimaan Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Makassar Barat. 2(1), 87–102.

Mankiw, N. Gregory. (2020). Pengantar Ekonomi Makro. Jakarta: Salemba Empat.

Nasri, M. (2022). Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah Dan Jumlah Pengusaha Kena Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai. 311–321.

Nurhalizah. (2025). Pengaruh Inflasi Dan Nilai Ekspor Terhadap PPN dan PPNBM Di Indonesia Tahun 2015-2024. 7, 247–263.

Porter, G. (2020). Analisis inflasi dan nilai tukar rupiah terhadap penerimaan ppn tahun 2017-2021. 3(2), 73–82. https://doi.org/10.30812/varian.v3i2.627

Qurnia. (2017). Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah Dan Jumlah Pengusaha Kena Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai.Unnes Journal of Mathematics. 6(2), 168–177.

Rahma. (2021). Analisis Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah Dan Jumlah Pengusaha Kena Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai.. 22–51.

Sukirno, S. (2019). Makroekonomi Teori Pengantar. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Salim, A. (2023). Pengaruh inflasi, pengusaha kena pajak dan nilai tukar rupiah terhadap penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) di kota makassar.

Sapridawati, Y. (2021). Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah Dan Jumlah Pengusaha Kena Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai. Jurnal Kolaboratif Sains, 04(10), 520–526.

Sapridawati, Y., Indrawati, N., & Sofyan, A. (2021). Pengaruh Inflasi Terhadap Nilai Tukar Rupiah. 2(1), 75–93.

Sari. (2021). Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah Dan Jumlah Pengusaha Kena Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai.

Sari, R. D. P., & Giovanni, A. (2021). Analisis Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah. Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen: Jurnal Ilmiah Multi Science, 12(2), 71–85. https://doi.org/10.52657/jiem.v12i2.1589

Sholihin, A. (2022). Pengaruh inflasi, nilai tukar rupiah, suku bunga, dan jumlah pengusaha kena pajak terhadap penerimaan pajak pertambahan nilai. 1–12.

Subagyo. (2020). Pengaruh inflasi dan pertumbuhan ekonomi terhadap penerimaan pajakpertambahannilai.https://journal.stieamkop.ac.id/index.php/mirai/article/view/3807%0Ahttps://journal.stieamkop.ac.id/

Sugiyono. (2025). Implementasi Good Environmental Governance Dalam Pengelolaan Sampah Di Kota Depok Tahun 2023. 11(13), 978–997.

Syafri. (2023). Analisis nilai tukar rupiah dan inflasi terhadap penerimaan PPN. 9(3), 97–113.

Syahrullah. (2025). Pengaruh Inflasi , Kurs , dan Industri terhadap Penerimaan Pajak di. 10(2), 362–371.

T, & Sriwijaya. (2021). Pengaruh tingkat inflasi dan perkembangan nilai tukar rupiah terhadap penerimaan pajak pertambahan nilai di sumatera selatan.

Tesa Purwanti. (2024). Inlasi Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai PPN. https://journal.php/mirai/article/view/3807%0Ahttps://journal.stieamkop.ac.id/

Wahyu Muh Syata. (2024). (The Effect Of Inflation And The Rupiah Exchange Rate On Vat (Value Added Tax) Revenue In 2019-2023 (Case Study at Majene Primary Tax Service Office)).

Wijayanti, W. (2018). Analisis dampak kenaikan tarif pajak pertambahan nilai hasil produksi.UniversitasBrawijaya,2(5),6.http://repository.ub.ac.id/id/eprint/165450/1/Wiwit Wijayanti.pdf

Winarti, W. (2017). Bab ii kajian pustaka, kerangka pemikiran dan hipotesis 2.1. 11–26.jdyei

Yusuf, M. (2022). Analisis Pengaruh Inflasi Terhadap Penerimaan Ppn. 11–24.

Downloads

Published

2026-10-13

How to Cite

Gina Amelia. (2026). Pengaruh Inflasi dan Nilai Tukar Rupiah terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) di Indonesia Periode 2018–2025. Pajak Dan Manajemen Keuangan, 3(5), 70–88. https://doi.org/10.61132/pajamkeu.v3i5.2634