Pengaruh Kebijakan Harga Gabah Pemerintah dan Permainan Harga Tengkulak terhadap Kesejahteraan Petani Ditinjau Perspektif Ekonomi Syariah

Studi Kasus di Desa Mekarjaya, Kec. Panimbang

Authors

  • Sutisna Sutisna Universitas Mathla’ul Anwar Banten
  • Sanusi Sanusi Universitas Mathla’ul Anwar Banten
  • Siti Yumsinah Universitas Mathla’ul Anwar Banten

DOI:

https://doi.org/10.61132/jeap.v3i3.2478

Keywords:

Farmer Welfare, Government Policy, Middleman Price, Sharia Economics, Unmilled Rice Price

Abstract

Indonesia is an agrarian country where a large proportion of the population depends on the agricultural sector, particularly rice farming. To improve farmers’ welfare, the government has established the Government Purchase Price (HPP) as a reference for rice paddy prices. However, its implementation still faces challenges due to price manipulation by middlemen, which often causes farmers to receive prices below the established threshold. This study aims to analyze the effects of the government’s rice paddy pricing policy and middlemen’s price manipulation on farmers’ welfare in Mekarjaya Village, Panimbang District, as well as examine these practices from an Islamic economic perspective. This study employed a mixed-methods approach with a sequential explanatory design. Quantitative data were collected through questionnaires from 97 respondents, while qualitative data were obtained through interviews and observations. Data were analyzed using multiple linear regression, t-test, F-test, correlation analysis, and the coefficient of determination. The results show that the government’s rice paddy pricing policy (X₁) has no significant effect on farmers’ welfare (t = 1.215; Sig. = 0.228 > 0.05). In contrast, middlemen’s price manipulation (X₂) has a significant effect on farmers’ welfare (t = –3.876; Sig. = 0.000 < 0.05). From an Islamic economic perspective, the government’s pricing policy is consistent with the principles of justice and public benefit, whereas middlemen’s price manipulation contains elements of gharar and zulm that disadvantage farmers.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aflah, B. M., Suhartini, E., & Arifiyanti, J. (2023). Paradoks hubungan petani padi dan tengkulak di Desa Sepanjang Kecamatan Glenmore Kabupaten Banyuwangi. Huma: Jurnal Sosiologi, 2(4), 310–320. https://doi.org/10.20527/h-js.v2i4.78

Astina, R., Setiawan, B., & Marzuki, M. (2023). Perilaku tengkulak dalam praktek jual beli padi di pedesaan. Muamalah, 9(1), 28–35. https://doi.org/10.19109/muamalah.v9i1.18102

Ayuni, A. P., Hartati, S., & Wildan, M. (2024). Penetapan harga padi dalam persaingan harga di Desa Sukareja Kabupaten Tegal. Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN), 2(1), 289–304.

Delta Fika, F. W., et al. (2025). Analisis pengaruh harga gabah, impor, dan produksi terhadap kesejahteraan petani: (Studi kasus: NTP di Indonesia). Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 3(3). https://doi.org/10.61132/jepi.v3i3.1523

Diana Syahputri, Sofia Lubis, & Bunga Anggraini. (2023). Analisis peran sektor pertanian dalam pengurangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan di negara-negara berkembang. Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen, 3(1), 93–103. https://doi.org/10.58192/ebismen.v3i1.1748

Gilang Ramadhan. (2023). Problematika kebijakan pendidikan di tengah pandemi dan dampaknya terhadap proses pembelajaran di Indonesia. Student Scientific Creativity Journal, 1(3), 76–80. https://doi.org/10.55606/sscj-amik.v1i3.1333

Hadi, S. (2019). Strategi penetapan harga komoditas dalam perspektif ekonomi syariah. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 1(2), 165–181. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v1i2.54

Ilman, S. A., & Syahbudi, M. (2023). Pengaruh harga gabah terhadap kesejahteraan petani di Sumatera Utara pada tahun 2020–2021. El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 174–183. https://doi.org/10.47467/elmujtama.v3i1.2301

Keumala, C. M., & Zainuddin, Z. (2018). Indikator kesejahteraan petani melalui nilai tukar petani (NTP) dan pembiayaan syariah sebagai solusi. Economica: Jurnal Ekonomi Islam, 9(1), 129–149.

Parawangsa, N. I., & Benedictus Maria, N. S. (2026). Analisis dampak impor beras terhadap kesejahteraan petani di Indonesia: Bukti empiris periode 2015–2024. JURIMEA: Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, 6(2). https://doi.org/10.55606/jurimea.v6i2.2456

Pawi, S. (2017). Konsep harga pasar dalam Islam (Dhaman Al-Mithl). Al-Fikra: Jurnal Ilmiah Keislaman, 8(1), 197. https://doi.org/10.24014/af.v8i1.3810

Putri, C. (2023). Praktek tengkulak yang meresahkan petani karet ditinjau dalam ekonomi Islam. Attractive: Innovative Education Journal, 4(1), 1–12.

Putri, D. I. S., & Yuliarmi, N. N. (2026). Determinan kesejahteraan subjektif petani padi di Subak Munggu, Kabupaten Badung. Jurnal Riset Ekonomi dan Akuntansi (JREA), 4(1). https://doi.org/10.54066/jrea-itb.v4i1.4146

Ridwan, R., & Noviar, H. (2023). Determinan stabilitas harga gabah tingkat penggilingan di Provinsi Aceh. Jurnal Ilmiah Ekonomi Terpadu (JIMETERA), 3(2), 139. https://doi.org/10.35308/jimetera.v3i2.7974

Saragih, D. N., Damanik, D., Simalungun, U., Mariah, D., Kecamatan, B., Bandar, P., Simalungun, K., Simalungun, B. K., & Jagung, P. (2022). Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun. Ekonomi Pembangunan, 4(2), 116–129.

Suhartatik, E., & Batubara, M. M. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani menjual hasil panen dalam bentuk gabah kepada tengkulak di Desa Mekarsari Kecamatan Muara Telang. Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis, 11(2), 112. https://doi.org/10.32502/jsct.v11i2.5580

Wardani, D. R., & Faizah, S. I. (2020). Kesejahteraan petani penggarap sawah pada penerapan akad muzara’ah dengan pendekatan maqashid syari’ah di Tulungagung. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 6(7), 1450. https://doi.org/10.20473/vol6iss20197pp1450-1461

Downloads

Published

2026-08-31

How to Cite

Sutisna Sutisna, Sanusi Sanusi, & Siti Yumsinah. (2026). Pengaruh Kebijakan Harga Gabah Pemerintah dan Permainan Harga Tengkulak terhadap Kesejahteraan Petani Ditinjau Perspektif Ekonomi Syariah : Studi Kasus di Desa Mekarjaya, Kec. Panimbang. Jurnal Ekonomi, Akuntansi, Dan Perpajakan, 3(3), 186–205. https://doi.org/10.61132/jeap.v3i3.2478