Mitigasi Risiko Pembiayaan Bermasalah pada Koperasi Jasa Keuangan Syariah yang Mengelola Unit Ritel: Pendekatan Syariah Compliance

Authors

  • Dede Saeroji Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon
  • Dini Selasi Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.61132/jiesa.v3i4.2381

Keywords:

NPF, Retail Units, Risk Mitigation, Sharia Compliance, Sharia Cooperatives

Abstract

The expansion of retail units by Sharia Financial Services Cooperatives (KJKS) serves as a business diversification strategy to improve members’ welfare. However, this expansion increases exposure to the risk of nonperforming financing (NPF). This study employs a qualitative literature review using secondary data from the Financial Services Authority (OJK) to analyze financing risk mitigation strategies through a Sharia compliance approach. The findings indicate that the national NPF rate for KJKS remains relatively high and is influenced by weak feasibility analysis and member moral hazard. The role of the Sharia Supervisory Board (DPS), the implementation of Standard Operating Procedures (SOPs) based on DSN-MUI fatwas, and an early warning system are key to risk mitigation. Strengthening Sharia audits by the OJK is recommended to ensure that KJKS retail units remain sound and compliant with Sharia principles.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Antonio, M. S. (2020). Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik. Gema Insani.

Ascarya. (2021). Manajemen Risiko Lembaga Keuangan Mikro Syariah di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 9(2), 115-132.

Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. (2000). Fatwa No. 04/DSN-MUI/IV/2000 tentang Murabahah.

Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. (2021). Fatwa No. 141/DSN-MUI/VIII/2021 tentang Dewan Pengawas Syariah.

Hosen, M. N., & Muhari, S. (2022). Determinan Non Performing Financing pada Baitul Maal wat Tamwil di Jawa Barat. Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah, 6(1), 45-60.

Karim, A. A., & Hanafi, M. M. (2023). Audit Kepatuhan Syariah pada Koperasi Simpan Pin-jam Pembiayaan Syariah: Realita dan Tantangan. Iqtishadia: Jurnal Ekonomi dan Per-bankan Syariah, 10(1), 1-18.

Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2015). Peraturan Menteri Koperasi dan UKM No. 16/Per/M.KUKM/IX/2015 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Sim-pan Pinjam dan Pembiayaan Syariah oleh Koperasi.

Lestari, D. (2023). Resiliensi Unit Usaha Koperasi Syariah Menghadapi Krisis: Studi Saat Pandemi COVID-19. Jurnal Aplikasi Manajemen dan Bisnis, 9(3), 401-415.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2019). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Remaja Rosdakarya.

Nurhasanah, N., & Wijaya, T. (2022). Rancang Bangun Early Warning System Pembiayaan Mikro Syariah Berbasis Skor Internal. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 10(2), 201-218.

Otoritas Jasa Keuangan. (2019). Peraturan OJK Nomor 16/POJK.05/2019 tentang Penye-lenggaraan Kegiatan Usaha Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah.

Otoritas Jasa Keuangan. (2019). Peraturan OJK Nomor 7/POJK.05/2019 tentang Dewan Pengawas Syariah.

Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Statistik Industri Keuangan Non Bank Syariah Desember 2023. OJK.

Rivai, V., & Veithzal, A. P. (2020). Islamic Financial Management. RajaGrafindo Persada.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Zaini, M., & Bahri, S. (2021). Efektivitas Peran Dewan Pengawas Syariah dalam Menekan Risiko Pembiayaan Koperasi Syariah. Jurnal Al-Muzara’ah, 9(1), 75-89.

Zed, M. (2018). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

2026-07-14

How to Cite

Dede Saeroji, & Dini Selasi. (2026). Mitigasi Risiko Pembiayaan Bermasalah pada Koperasi Jasa Keuangan Syariah yang Mengelola Unit Ritel: Pendekatan Syariah Compliance. Jurnal Inovasi Ekonomi Syariah Dan Akuntansi, 3(4), 59–69. https://doi.org/10.61132/jiesa.v3i4.2381