Konsep Keadilan Pajak Menurut Ibnu Khaldun dan Relevansinya terhadap Sistem Perpajakan di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.61132/jiesa.v3i5.2574Keywords:
Ibn Khaldun, Indonesian Taxation System, Muqaddimah, Tax Justice, TaxAbstract
This study analyzes the concept of tax justice according to Ibn Khaldun as described in the book Muqaddimah and evaluates its relevance to the contemporary Indonesian tax system. The background of this research is the importance of justice as an absolute requirement for tax collection, in the midst of actual problems such as the regressive impact of Value Added Tax (VAT), the distribution of tax burden between the people and state officials, and cases of abuse of authority in tax authorities. The research method uses a qualitative approach with a library research design. Primary data is obtained from the book Muqaddimah, while secondary data comes from academic literature and Indonesian tax regulations. The analysis was carried out using content analysis techniques through data reduction, data presentation, and verification, with credibility maintained through triangulation of sources. The results of the study show that Ibn Khaldun's concept of tax justice rests on four main principles: the legality of collection, the proportionality of tariffs to the capacity of the community, tax neutrality to market prices, and the integrity of the state in the distribution of tax revenues. These principles are still relevant to the Indonesian tax system, despite the gap in the VAT burden for low-income groups and the perception of unequal tax treatment for state officials. The research concludes that Ibn Khaldun's classical framework of thought remains valid as a normative instrument to improve Indonesia's fiscal policy.
Downloads
References
Ali, M. (2021). Relevansi Konsep Perpajakan Menurut Abu Yusuf dan Ibnu Khaldun Terhadap Perekonomian di Indonesia [Skripsi, studi kepustakaan].
Arifin, D. S. H., & Chandil, K. (2024). Konsep Pajak dan Relevansinya di Indonesia (Studi Komparasi Pemikiran Al-Mawardi dan Ibn Khaldun). POINT, 5(1), 33–41.
Aulia, N. P., dkk. (2025). Analisis Prinsip Keadilan dalam Transaksi Ekonomi Syariah Berdasarkan Perspektif Maqashid al-Syari'ah. Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(6).
Aziz, A., & Rahim, R. (2020). Maqasid al-Shariah dan Keadilan dalam Ekonomi Islam Kontemporer. Darul Fikr.
Enan, M. A. (2013). Ibnu Khaldun: Kehidupan dan Karya Bapak Sosiologi Dunia (M. Husein, Terj.). Penerbit Zaman.
Fajriadi, A. I. (t.t.). Celios kritik pajak anggota DPR dan pejabat negara ditanggung pemerintah: Tidak adil. Tempo. Diambil dari https://www.tempo.co/ekonomi/celios-kritik-pajak-anggota-dpr-dan-pejabat-negara-ditanggung-pemerintah-tidak-adil-2062847
Faruq, U., dkk. (2024). Konsep Dasar Pajak dan Lembaga yang Dikenakan Pajak: Tinjauan Literatur dan Implikasi untuk Kebijakan Fiskal. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 16(2).
Ghafur, A., dkk. (2025). Perpajakan Indonesia: Konsep, Regulasi, dan Strategi Kepatuhan. CV Pustaka Inspirasi Minang.
Haikel, & Lestari, D. (2024). Pandangan Ibnu Khaldun Mengenai Pajak dan Relevansinya dengan Sistem Perpajakan di Indonesia. Jurnal Pendidikan Islam, 2(1).
Henry, K., Abduh, A., & Putri, S. S. E. (2020). Prinsip Pemungutan Pajak Ibnu Khaldun dalam Perspektif Perpajakan Modern (Studi Prinsip Pemungutan Pajak dalam Kitab Muqaddimah). Jurnal Ushuluddin, 1(2), 1–12. https://doi.org/10.24014/jot.v1i2.11890
Ibn Khaldūn, ‘A. R. ibn M. (2000). Tārīkh Ibn Khaldūn al-musammā Kitāb al-‘Ibar wa Dīwān al-Mubtada’ wa al-Khabar. Dār al-Fikr.
Lubis, M. I. (2025). Penerapan Sistem Pajak yang Adil dan Merata Menurut Perspektif Ibnu Khaldun [Studi kepustakaan].
Mardiasmo. (2019). Perpajakan. ANDI.
Nurjannah. (2024). Perpajakan Ibnu Khaldun dan Penerapannya di Indonesia [Studi kepustakaan].
Prasetyo, B. (t.t.). KPK tangkap tangan suap pemeriksaan pajak di Direktorat Jenderal Pajak. Komisi Pemberantasan Korupsi. Diambil dari https://www.kpk.go.id/id/ruang-informasi/berita/kpk-tangkap-tangan-suap-pemeriksaan-pajak-di-direktorat-jenderal-pajak
Rahayu, S. K. (2020). Perpajakan: Konsep, Sistem dan Implementasi. Rekayasa Sains.
Sangkala, M. (2025). Analisis Dampak Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap Konsumsi Rumah Tangga. Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 5(3).
Saputra, R. A., Zahra, F., & Sundary, R. I. (2024). Sistem Self Assessment dalam Pembayaran Pajak Penghasilan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 27887–27891.
Soemitro, R. (1979). Dasar-Dasar Hukum Pajak dan Pajak Pendapatan. Eresco.
Tamba, S. P. (t.t.). Rp394,8 triliun dan masa depan Indonesia. Direktorat Jenderal Pajak. Diambil dari https://www.pajak.go.id/id/artikel/rp3948-triliun-dan-masa-depan-indonesia
Transparency International Indonesia. (2025). Indeks Persepsi Korupsi 2025: Penurunan Kebebasan Sipil & Akses pada Keadilan Mengancam Perjuangan Melawan Korupsi. Diambil dari https://ti.or.id/indeks-persepsi-korupsi-2025-penurunan-kebebasan-sipil-akses-pada-keadilan-mengancam-perjuangan-melawan-korupsi/
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pasal 23A.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2009 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2008 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan menjadi Undang-Undang.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Inovasi Ekonomi Syariah dan Akuntansi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




