Analisis Implementasi Pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Dampaknya terhadap Pendapatan Asli Daerah
DOI:
https://doi.org/10.61132/jpaes.v3i3.2373Keywords:
Building Tax, Land Tax, Local Revenue, Tax Collection, Tax ComplianceAbstract
This study aims to analyze the implementation of Land and Building Tax (Pajak Bumi dan Bangunan or PBB) collection and its significant impact on local revenue generation. Land and building tax is a crucial component of local government revenue in Indonesia, especially following the implementation of regional autonomy and fiscal decentralization policies. Despite its critical role in funding local infrastructure and public services, the realization of PBB often falls short of its potential targets. This research utilizes a qualitative descriptive approach, employing secondary data collected from local revenue agencies and extensive literature reviews of previous academic publications. The objectives are to evaluate the effectiveness of current collection mechanisms, identify the primary obstacles hindering taxpayer compliance, and assess the overall contribution of PBB to regional financial independence. The findings reveal that while the administrative framework for PBB collection is generally well-established, practical implementation faces numerous challenges, including outdated land value assessments, low taxpayer awareness, suboptimal database management, and limited human resources within the tax apparatus. Furthermore, the study indicates that targeted digitalization of tax services and proactive public socialization campaigns can significantly enhance compliance rates. Practically, the results provide valuable recommendations for local policymakers to reform their tax collection strategies, optimize revenue streams, and ensure sustainable regional development.
Downloads
References
Agustina, R., & Wardani, D. K. (2020). Pengaruh pengetahuan perpajakan, sanksi pajak, dan kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak PBB-P2. Jurnal Akuntansi, 8(2), 115–125.
Budiarti, A. (2021). Optimalisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di era digital. Jurnal Administrasi Publik, 12(1), 45–56.
Cahyono, B. S. (2019). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan wajib pajak dalam membayar PBB-P2 di Kabupaten Sleman. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 15(3), 210–225.
Dewi, S. R., & Putra, M. A. (2022). Strategi peningkatan PAD melalui sektor Pajak Bumi dan Bangunan. Jurnal Keuangan Daerah, 5(2), 77–89.
Efendi, M., & Susanti, E. (2021). Dampak pemutakhiran data NJOP terhadap realisasi penerimaan PBB. Jurnal Ilmiah Administrasi, 9(4), 102–115.
Fauzi, A. (2020). Kinerja Bapenda dalam optimalisasi penerimaan pajak daerah: Studi kasus PBB. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 11(1), 33–48.
Gunawan, I., & Santoso, P. (2023). Peran digitalisasi layanan pajak terhadap kepatuhan wajib Pajak Bumi dan Bangunan. Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 10(2), 201–215.
Hasanah, N. (2019). Evaluasi pemungutan PBB-P2 dan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Bandung. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Publik, 6(1), 55–68.
Irawan, D., & Mulyani, S. (2022). Analisis potensi Pajak Bumi dan Bangunan dalam mendukung pembangunan daerah. Jurnal Perencanaan Pembangunan, 8(3), 150–165.
Jamilah, S. (2021). Pengaruh sosialisasi perpajakan dan kualitas pelayanan fiskus terhadap kepatuhan wajib pajak PBB. Jurnal Riset Akuntansi Terpadu, 14(1), 88–100.
Kurniawan, A. (2020). Desentralisasi fiskal dan optimalisasi pajak daerah di Indonesia. Jurnal Studi Kebijakan Publik, 7(2), 120–135.
Lestari, W., & Hidayat, R. (2023). Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam pemetaan potensi PBB. Jurnal Teknologi Informasi, 15(2), 90–105.
Maulana, Y. (2019). Faktor penentu kepatuhan wajib Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan. Jurnal Ilmu Akuntansi, 12(1), 44–58.
Ningsih, T. A. (2022). Analisis tingkat efektivitas dan efisiensi pemungutan PBB-P2. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Daerah, 9(1), 30–42.
Pratama, R., & Sari, N. (2021). Kendala administratif dalam pemungutan PBB-P2 di wilayah perdesaan. Jurnal Administrasi Negara, 10(3), 215–230.
Qasim, M. (2020). Reformasi kebijakan pajak daerah pasca UU No. 28 Tahun 2009. Jurnal Hukum Administrasi Negara, 5(2), 111–126.
Rahayu, S., & Fitriani, D. (2023). Pengaruh kesadaran masyarakat dan ketegasan sanksi terhadap kepatuhan membayar PBB. Jurnal Kajian Ekonomi, 11(2), 175–188.
Surya, A. (2019). Tinjauan kritis terhadap penetapan NJOP Pajak Bumi dan Bangunan di perkotaan. Jurnal Perkotaan dan Pembangunan, 8(1), 60–75.
Triyana, V., & Permana, B. (2022). Peran aparatur desa dalam optimalisasi pemungutan PBB-P2. Jurnal Pemerintahan Desa, 4(2), 85–98.
Utama, H. P. (2021). Manajemen pajak daerah dan retribusi daerah. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Wulandari, R., & Yulianto, A. (2020). The effect of e-billing implementation on land and building tax compliance. International Journal of Taxation Studies, 3(1), 22–35.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pajak dan Analisis Ekonomi Syariah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




