Peran Digitalisasi Perpajakan dalam Memoderasi Hubungan antara Kesadaran Wajib Pajak dan Kepatuhan Pajak Penghasilan

Authors

  • Muhamad Budi Nursabari Universitas Pamulang
  • Nisaun Nabilah Universitas Pamulang
  • Nurhayati Nurhayati Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.61132/jpaes.v3i3.2385

Keywords:

Income Tax Compliance, Information Technology, Moderation, Tax Digitalization, Taxpayer Awareness

Abstract

Studi ini meneliti peran digitalisasi pajak dalam memoderasi hubungan antara kesadaran wajib pajak dan kepatuhan pajak penghasilan. Isu ini relevan karena Indonesia terus memperkuat layanan pajak elektronik, sementara kepatuhan wajib pajak masih bergantung pada kesadaran internal dan kemudahan praktis dalam memenuhi kewajiban pajak. Studi ini menggunakan pendekatan kausal kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 170 wajib pajak perorangan yang memiliki nomor identifikasi wajib pajak, telah melaporkan SPT pajak penghasilan, dan telah menggunakan layanan pajak digital seperti DJP Online atau e-Filing. Sampel dipilih melalui purposive sampling, dan data dianalisis menggunakan analisis regresi moderasi. Hasil menunjukkan bahwa kesadaran wajib pajak memiliki pengaruh positif terhadap kepatuhan pajak penghasilan. Digitalisasi pajak juga mendukung kepatuhan dengan meningkatkan akses, kecepatan, transparansi, dan efisiensi administrasi. Lebih penting lagi, digitalisasi pajak memperkuat pengaruh kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan pajak penghasilan. Wajib pajak dengan kesadaran yang lebih kuat lebih cenderung menerjemahkan niat mereka menjadi perilaku patuh ketika sistem digital mudah digunakan dan bermanfaat. Studi ini berkontribusi pada penerapan Teori Perilaku Terencana dan Model Penerimaan Teknologi dalam penelitian kepatuhan pajak dan menawarkan masukan praktis untuk meningkatkan kebijakan pajak digital, panduan pengguna, dan pendidikan wajib pajak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bator, R. J., Bryan, A. D., & Schultz, P. W. (2011). Who gives a hoot?: Intercept surveys of litterers and disposers. Environment and Behavior, 43(3), 295–315. https://doi.org/10.1177/0013916509356884

Belair, A. R. (2003). Shopping for your self: When marketing becomes a social problem (Doctoral dissertation). Concordia University.

Chain, P. (1997). Same or different?: A comparison of the beliefs Australian and Chinese university students hold about learning’s. Proceedings of AARE Conference. Swinburne University. http://www.swin.edu.au/aare/97pap/CHAN97058.html

Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340. https://doi.org/10.2307/249008

Direktorat Jenderal Pajak. (2024). Kinerja penyampaian SPT Tahunan Badan 30 April 2024. Direktorat Jenderal Pajak.

Hidayati, S. N. (2016). Pengaruh pendekatan keras dan lunak pemimpin organisasi terhadap kepuasan kerja dan potensi mogok kerja karyawan. Jurnal Maksipreneur: Manajemen, Koperasi, dan Entrepreneurship, 5(2), 57–66. http://dx.doi.org/10.30588/SOSHUMDIK.v5i2.164

Kotler, P., & Lee, N. R. (2009). Up and out of poverty: The social marketing solution. Pearson Education.

Lindawati. (2015). Analisis faktor yang mempengaruhi perilaku ekonomi dan kesejahteraan rumah tangga petani usahatani terpadu padi-sapi di Provinsi Jawa Barat (Disertasi). Institut Pertanian Bogor. http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/85350

LPPSP. (2016). Statistik Indonesia 2016. Badan Pusat Statistik. https://www.LPPSP.go.id/index.php/publikasi/326

Norsyaheera, A. W., Lailatul, F. A. H., Shahid, S. A. M., & Maon, S. N. (2016). The relationship between marketing mix and customer loyalty in hijab industry: The mediating effect of customer satisfaction. Procedia Economics and Finance, 37, 366–371. https://doi.org/10.1016/S2212-5671(16)30138-1

Prathama, A. A. G. A. I. (2024). Analisis hukum kepatuhan wajib pajak dalam era digitalisasi sistem perpajakan di Indonesia. Prosiding KNAPHTN, 2(1), 391–400.

Risdwiyanto, A. (2016). Tas kresek berbayar, ubah perilaku belanja? Kedaulatan Rakyat, 22 Februari, 12.

Risdwiyanto, A., & Kurniyati, Y. (2015). Strategi pemasaran perguruan tinggi swasta di Kabupaten Sleman Yogyakarta berbasis rangsangan pemasaran. Jurnal Maksipreneur: Manajemen, Koperasi, dan Entrepreneurship, 5(1), 1–23. http://dx.doi.org/10.30588/SOSHUMDIK.v5i1.142

Rosyid, M. A., Pangesti, I., Hasanah, N., & Mastutik, S. (2024). The effect of digitalization on compliance and implementation of tax laws in Indonesia. Mendapo: Journal of Administrative Law, 5(3), 265–280. https://doi.org/10.22437/mendapo.v5i3.32242

StatSoft, Inc. (1997). Electronic statistics textbook. StatSoft Online. http://www.statsoft.com/textbook/stathome.html

Downloads

Published

2026-07-07

How to Cite

Muhamad Budi Nursabari, Nisaun Nabilah, & Nurhayati Nurhayati. (2026). Peran Digitalisasi Perpajakan dalam Memoderasi Hubungan antara Kesadaran Wajib Pajak dan Kepatuhan Pajak Penghasilan. Jurnal Pajak Dan Analisis Ekonomi Syariah, 3(3), 63–71. https://doi.org/10.61132/jpaes.v3i3.2385

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.